Bengkalis Terima Alokasi Rp230 Miliar untuk Rehabilitasi Mangrove

Bengkalis Terima Alokasi Rp230 Miliar untuk Rehabilitasi Mangrove 2

BENGKALIS, lintasbarometer.com

Kabupaten Bengkalis mendapat alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp230 miliar pada tahun 2021 ini untuk kegiatan rehabilitasi mangrove. Total secara keseluruhan berjumlah Rp462,2 miliar, termasuk di dalamnya program rehabilitasi gambut.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, Kabupaten Bengkalis pada Tahun 2021 ini menerima alokasi dana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Restorasi Gambut dan magrove sebesar Rp462,2 miliar untuk kegiatan rehabilitas gambut dan mangrove. Khusus kegiatan rehabilitasi mangrove telah dialokasikan sebesar Rp230 Miliar,” kata Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Ismail saat menghadiri sekaligus membuka dan menjadi narasumber kegiatan sosialisasi MEMIJAR NKRI yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bantan, Rabu (25/8/2021).

MEMIJAR merupakan singkatan dari program Penanaman Mangrove, Edukasi dan Jaga Pulau Terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dicanangkan oleh Pusat Pusat Ilmu dan Jaringan Melayu (Pijar Melayu) bekerjasama dengan BEM Politeknik Bengkalis.

Dalam kesempatan itu, Ismail mengatakan rehabilitasi kerusakan ekosistem mangrove dan abrasi merupakan agenda prioritas Kabupaten Bengkalis saat ini. Berbagai upaya dan langkah komprehensif telah dilakukan, mulai dari penanaman dan rehabilitas kembali hutan mangrove dan pembangunan turap pantai serta pemecah gelombang.

Tidak hanya itu, Ismail mengatakan, dukungan dari pemerintah pusat dan tenaga ahli serta aplikasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik pantai di Kabupaten Bengkalis juga dilakukan sebagai langkah strategis terhadap kelestarian lingkungan Negeri Junjungan.

“Untuk itu, kami harapkan sinergitas kita semua dan saling bahu-membahu menjaga kelestarian hutan mangrove demi keutuhan NKRI Kabupaten Bengkalis ini,” kata Ismail.

Sementara Camat Bantan Supandi mengapresiasi kegiatan MEMIJAR NKRI ini sebagai upaya pencegahan percepatan abrasi di wilayah Kecamatan Bantan.

“Melalui kegiatan seperti ini kami harapkan timbulnya kasadaran masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir Negeri Junjungan ini,” katanya.

Turut hadir Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Binmas Rinaldy, Kepala Dinas Perikanan Provinsi diwakili Tarman, Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadhani, Wakil Direktur III Politeknik Bengkalis Akmal Indra, Kepala Desa se- Kecamatan Bantan dan para peserta sosialisasi MEMIJAR NKRI. (Hr/lbr)

Bengkalis Terima Alokasi Rp230 Miliar untuk Rehabilitasi Mangrove 3