Pentingnya Media pembelajaran pada pembelajaran biologi

Bengkalis, Pendidikan9963 Dilihat
banner 468x60

DURI, lintasbarometer.com

Media berasal dari kata “medium” (jamak: media; tunggal: medium), secara harfiah artinya perantara, penyampai, atau penyalur (Yusuf, 2010). Assosiation of Education and Communication Technology (AECT) di Amerika, membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang dipergunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi (Sanaky, 2011). Menurut Briggs (dikutip oleh Sanaky,2011:3) media adalah wahana atau alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang pembelajar (peserta didik) untuk belajar.

banner 336x280

Pembelajaran dapat diartikan sebagai upaya untuk membelajarkan pembelajar (peserta didik). Membelajarkan berarti usaha untuk membuat seseorang belajar. Dalam upaya pembelajaran terjadi proses komunikasi antara pembelajar (komunikan) dengan guru komunikator). Berdasarkan pengertian media dan pembelajaran di atas, dapat simpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu (alat, metode, atau teknik) yang dapat digunakan dalam rangka mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara komunikator (guru) dengan komunikan (pebelajar/peserta didik) dalam proses pembelajaran di kelas (Sanaky, 2011:4). Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual verbal.

Guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran (Hamalik, 1994:6) dalam Azhar Arsyad) antara lain: 1) media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar;2) fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan; 3) seluk beluk proses belajar; 4) hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan; 4) nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran; 5) pemilihan dan penggunaan media pendidikan; 6) berbagai jenis alat dan teknik media pendidikan, 7) media pendidikan dalam setiap mata pelajaran; 8) usaha inovasi dalam media pendidikan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran pada khususnya. Hal-hal yang harus diperhatikan ketika guru memilih media antara lain: 1) media harus mampu membantu proses pembelajaran menjadi lancar dan materi yang disampaikan dapat dipahami peserta didik dengan benar; 2) kompleks atau sederhananya tergantung kepada kedalaman materi; 3) harus sesuai dengan tujuan pembelajaran; 4) harus sesuai dengan karateristik peserta didik dan kondisi lingkungan sekolah; 5) tidak menyulitkan peserta didik dalam memahami materi.

Penggunaan media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan peserta didik sehingga pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Media pembelajaran dan sumber belajar. akan mempelajari media pembelajaran visual, media pembelajaran realita (asli), media pembelajaran audio visual, media pembelajaran berbasis komputer.atau dalam bentuk animasi. Dalam menggunakan media pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik siswa.

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa sekaligus sebagai alat untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa untuk belajar. Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data secara menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi. Dapat dikatakan bahwa media merupakan alat bantu yang akan turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.

Oleh karena itu, guru dituntut memiliki kompetensi dalam memilih, menentukan, dan mengembangkan media pembelajaran, seperti tertuang dalam standar kompetensi guru. berdasarkan kompetensi profesional guru pada Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru yang meliputi jenis-jenis media pembelajaran dan cara menentukan media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran. Di samping itu disajikan pula cara menggunakan media pembelajaran dengan tepat dan merancang pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar. Setiap materi bahasan dikemas dalam kegiatan pembelajaran yang memuat tujuan, indikator pencapaian kompetensi, uraian materi, aktivitas pembelajaran, latihan/kasus/tugas, rangkuman, umpan balik, dan tindak lanjut.

Pembelajaran Biologi harus dilakukan secara kontekstual sehingga peserta didik dapat mengalami dan merasakan secara langsung terhadap konsep atau fenomena yang dipelajari. Untuk itu keberadaan media pembelajaran dan sumber belajar menjadi bagian penting yang harus disiapkan oleh guru dan sangat diperlukan dalam rangka mengoptimalkan proses pembelajaran, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan hasil belajar Biologi.

Artikel oleh Eli Marita,S.Si (Guru SMAN 1 Mandau)

banner 336x280