Masuri: “Peran Media Dalam Penghubung Pemerintah”

Bengkalis, Politik622 Dilihat
banner 468x60

BEBFKALIS, lintasbarometer.com

banner 336x280

Masuri, SH bersama Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) H. Zulkifli Hasan dalam kegiatan orientasi dan rapat koordinasi Anggota Fraksi PAN DPRD se-Provinsi Riau baru-baru ini di Pekanbaru.

Sebagai salah satu Bakal Calon Bupati Bengkalis periode 2021-2026, Masuri, SH menilai potensi laut Kabupaten Bengkalis sangat luar biasa. Menurutnya, secara kasat mata memang tidak terpikir dan terlintas hari ini jika kapal-kapal besar, yang melintasi selat Bengkalis hanya numpang lewat, sementara dengan adanya akses kawasan pelabuhan buton di Siak-Meranti, tentunya menjadi peluang besar bagi Bengkalis untuk merebutnya.

Sebagai salah satu kandidat yang memiliki peran ekonomi di Kabupaten Bengkalis dan merupakan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis. Mas Bagong panggilan akrabnya dikalangan masyarakat Bengkalis ini, meras terpanggil untuk ikut menggali potensi sumber pendapatan daerah, melalui sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Kabupaten Bengkalis.

“Program yang telah dibentuk sedemikian rupa oleh salah satu kepala daerah terdahulu yakni Herliyan Saleh itu sangat baik dan kita dukung. Insya Allah, jika diberi amanah ini saya tetap akan melanjutkan program kawasan industri buruk bakul, kemudian menjadikan Duri sebagai kawasan industri. Ini akan tetap jadi pemikiran saya bersama rekan-rekan,” kata Masuri lagi.

Diutarakannya, saat ini Kabupaten Bengkalis tidak bisa hanya menunggu dari bagi hasil Minyak dan Gas Bumi. Karena Migas yang menjadi sumber pendapatan primadona lambat laun bakal habis dan tentunya tidak akan mampu lagi untuk mensejahterakan masyarakat Bengkalis.

Selain sektor laut, sambung pria Alumni SMA Negeri 1 Bengkalis ini, selama 30 tahun lebih lamanya dirinya berkiprah dan besar di Kabupaten Bengkalis. Pertumbuhan ekonomi mulai dirasakan sejak kepemimpinan Bupati Syamsurizal disusul oleh Herliyan Saleh pasca otonomi daerah.

“Dari berbagai test dan wawancara saya mengikuti proses tahapan di Partai Politik (Parpol) semua saya sampaikan sesuai dengan kondisi rill Kabupaten Bengkalis. Jika masalah perdagangan dan hasil Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), saya tahu persis bagaimana kondisinya. Sebab, semua ini merupakan ranah Kadin dan pernah kita bina bersama di Kadin Bengkalis,” urainya.

Diutarakan Mas Bagong lagi, hampir semua masyarakat Bengkalis punya potensi untuk mengembangkan dunia usahanya. Hanya saja tinggal bagaimana keinginan dari pemerintah daerah, untuk memberikan kepercayaan itu kepada masyarakat tersebut.

Ditanya kans besar yang dimilikinya di Pemilukada Bengkalis mendatang. Mas Bagong mengutarakan, sepenuhnya hal ini diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa (YMME). Sebab, segala usaha sudah dilakukan jelang pelaksanaan Pemilukada Bengkalis serentak 2020 mendatang.

“Segala usaha sudah kita lakukan. Tinggal kita berserah diri saja. Paling terpening itu adalah iktiar dan doa. Karena, untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis lebih baik di masa akan datang itu sangat berat, butuh kerja keras bersama. Insya Allah dengan kebersamaan dan doa masyarakat Bengkalis kita bisa meraih apa yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Mas Bagong menguraikan, jika dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan ini, tidak lepas dari peran media atau pers itu sendiri. Jika masalah media dan pers ini, merupakan hubungan yang tidak terpisahkan antara pemerintah daerah.

“Untuk media atau pers saya juga sudah punya formulasi khususnya bagaimana. Nah, paling tidak sebagai penasehat organisasi pers di PWI Kabupaten Bengkalis, sedikit banyak saya sudah tahu, apa itu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dewan pers. Maka dari itu, hari ini saya tidak pernah melupakan pers,” tutupnya. (P2R)

 

banner 336x280