Satu Dosen UIR Wafat karena Covid-19, Mulai Besok Kegiatan Akademik Ditiadakan

Satu Dosen UIR Wafat karena Covid-19, Mulai Besok Kegiatan Akademik Ditiadakan 2

PEKANBARU, lintasbarometer.com

Satu dari dua dosen Universitas Islam Riau (UIR) yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia. Dia adalah Ir Salman MSc dari Fakultas Pertanian (Faperta).

Kabar duka itu dibenarkan Humas UIR, Dr Syafriadi, Ahad (13/9/2020). Dia mengatakan terkait peristiwa itu pihaknya akan meniadakan kegiatan akademik dan non akademik.

“Besok kegiatan akademik dan non-akademik ditiadakan, pegawai akan kembali masuk pada hari Kamis tanggal 17 September 2020,” kata Syafriadi, Ahad (13/9/2020).

Lebih lanjut dia menyampaikan, pegawai melakukan pekerjaan secara terbatas mulai pukul 08.30 sampai 12.30 WIB melalui sistem piket, yakni satu unit/bagian dua orang, karyawan lainnya bekerja dari rumah.

“Jadi bukan lockdown seperti yang kita kenal di era pandemi Covid-19,” ceritanya.

Sementara untuk kegiatan perkuliahan di UIR, sebut Syafriadi, selama masa pandemi sejak April sampai sekarang dilaksanakan secara daring, termasuk di Pascasarjana. Sementara pelayanan administrasi berjalan seperti biasa.

“Jadi untuk perkuliahan mahasiswa tidak dilaksanakan lagi di kampus,” ucapnya.

Disamping itu, Syafriadi mengklarifikasi terkait kabar yang beredar dua dosen UIR meninggal dunia, yakni Ir Salman MSc dosen Faperta UIR, dan Dr Rahmadani MPd dosen FKIP.

“Dosen UIR yang meninggal itu satu bukan dua. Kabar yang beredar itu salah. Saya pastikan yang meninggal dunia itu

Ir Salman MSc, sementara Dr Rahmadani MPd tidak dan beliau dalam keadaan baik-baik saja, sekarang beliau sedang menjalani isolasi mandiri,” tukasnya.

Keluarkan Surat Edaran

Sementara itu Rektor UIR melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. H Syafhendry MSi, langsung menanggapi kasus tersebut dengan mengeluarkan surat edaran tertanggal 12 September 2020, tentang Peniadaan sementara layanan tatap muka untuk mitigasi penyebaran Covid-19 di lingkungan UIR.

Adapun kebijakan yang diambil yaitu, pertama, meniadakan sementara layanan yang memerlukan tatap muka di seluruh unit UIR dan mengganti sepenuhnya dengan kerja dari rumah (work from home), mulai Senin (14/9/2020) sampai Rabu (16/9/2020).

Kedua, meniadakan kegiatan akademik dan non-akademik yang memerlukan pertemuan fisik di lingkungan kampus UIR mulai 14-16 September, dan durasi ini dapat diperpanjang dengan memperhatikan perkembangan terakhir.

Ketiga, mengimbau seluruh tenaga pendidik (Dosen) untuk melaksanakan dengan pembelajaran bagi mahasiswa dengan metode daring melalui pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan google Class Room atau media sosial lainnya.

Keempat, Meminta seluruh tenaga kependidikan menjalankan kerja dari rumah di tempat tinggalnya masing-masing dan tidak melakukan perjalanan pulang kampung atau ke luar kota.

Kelima, meminta kepada seluruh fakultas, Program Pascasarjana dan Program Studi untuk memberikan layanan administrasi secara online kepada mahasiswa.

Keenam, kegiatan layanan akademik dan non-akademik akan dibuka kembali pada Kamis (17/9/2020) dan tenaga kependidikan diizinkan untuk melaksanakannya dengan sistem piket, dengan ketentuan jam kerja sebagaimana telah diatur dalam surat edaran sebelumnya.

Ketujuh, meminta kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama menjaga komitmen supaya pembelajaran daring dankerja dari rumah dapat berjalan dengan baik dan tetap menjaga produktivitas untuk kemajuan UIR. (Clh/Lbr)

Satu Dosen UIR Wafat karena Covid-19, Mulai Besok Kegiatan Akademik Ditiadakan 3