Sengketa Pengurus Kopertim Perlu Perhatian Serius Dari Tokoh Masyarakat

banner 468x60

ROHUL, lintasbarometer.com

banner 336x280

Kepengurusan Koperasi Perkasa Timur (KOPERTIM) kian meluas dan semakin kabur alias tidak jelas kedudukan dan arahnya,

Pasca dilakukan aksi demo dan diskusi panjang, Kepengurusan koperasi sawit di Tambusai Timur, Rohul tidak berujung juga bahkan hasil pun semakin tidak jelas peruntukannya,

 Pemkab Rokan Hulu, jelas tidak  mengakui baik pengurus baru hasil Rapat anggota tahunan maupun pengurus lama,” seperti dikutip pernyataan sekda Sekda Rohul kepada awak media, pada bulan Februari yang lalu,

Menurut Sekda Rohul, pengurus Kopsa Perkasa Timur  Tambusai Timur, masa tugas pengurus lama telah habis sejak 2018.

” Ditambah lagi dengan hasil putusan MA yang menyatakan kepengurusan lama sudah tidak sah. Sedangkan, untuk pengurus baru hasil RAT kita nilai masih ada terdapat cacat administratif,” jelas Sekda.

Paisal siregar tokoh muda kabupaten Rokan hulu ,menilai bahwa jalan panjang yang ditempuh untuk mendudukkan Kopertim kembali sebenarnya bukan susah atau tidak bisa asalkan para pemikir dan tokoh di tiga desa mau  duduk bersama dengan mengedepankan kepentingan umum katanya,

Tambahnya,jika antara pengurus lama dengan yang baru dan demisioner saling mengedepankan ego dan kepentingan pribadinya sampai kiamatpun Kopertim tidak akan pernah selesai dan masyarakat tetap akan gigit jari,pungkasnya,

Lanjutnya,akankah hukum tidak berlaku lagi dinegeri ini,,,?atau akankah hukum rimba kembali berjaya di Kopertim ini,,,? Tanyanya,

Harapnya terhadap pemerintahan tiga desa, supaya di bulan mei 2020 ini berapa pun itu perolehan kopertim harus diberikan terhadap masarakat tegas di sampaikan tokoh muda rohul ini.(h.nst/AWI)

banner 336x280