Selembar Kertas dan Tasbih, Penyemangat Pasien Positif Sembuh di Rohul Melawan Corona

Selembar Kertas dan Tasbih, Penyemangat Pasien Positif Sembuh di Rohul Melawan Corona 2

ROHUL, Lintasbarometer.com

Meski diisolasi demi melawan virus Corona, Pasien Positif Covid-19 Rohul yang telah dinyatakan sembuh, terus mendapat motivasi dari tim medis, mulai dari selembar kertas, bunga bahkan tasbih.

Hal itu dikatakan Pasien Positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh Agus Sutjiono, saat Video Conferensi (Vicon) dengan Bupati Rohul H. Sukiman, Direktur RSUD Rohul, Dokter dan Tim Medis, Jum’at (17/4/2020)

Agus mengucapkan terima kasih kepada Dokter dan Perawat, yang tidak hanya mengobati, tetapi terus memberi semangat dan dorongan, seperti ucapan motivasi diselembar kertas dan dapat kiriman bunga bahkan Tasbih.

“Alhamdulillah saya tidak sendirian, karena banyak dengan saya disini, ada yang memberi motivasi melalui selembar kertas yang berasal dari dokter, tim medis, bahkan ada yang memberikan bunga dan tasbih, agar ingat kepada Allah,” kata Agus

Kemudian, Agus sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Sekda, Kadis Kesehatan, dokter dan tim medis dan keluarga IKJR yang telah membantu dalam proses perawatan dan selalu memberikan motivasi.

“Terima kasih kepada Pemkab Rohul dan Tim Medis telah menolong saya dengan tulus ikhlas dan telaten merawat saya, dari kondisi awal saya sangat parah hingga sudah sembuh saat ini,” kata Agus

Kemudian Agus menjelaskan awal dirinya terjangkit Covid-19, pada tanggal 23 Maret 2020 pulang dari Surabaya karena orang tuanya meninggal dunia. Sampainya di Rohul badannya mulai menggigil.

“Kemudian saya langsung berobat ke dokter, kemudian saya ceritakan keluhan saya yang punya penyakit gula dan kolesterol. Kemudian pak dokter bertanya, bapak pulang dari mana, saya jawab saya pulang dari Surabaya karena ibu meninggal dunia, kemudian dokter menyarankan saya untuk karantina mandiri,” kata Agus

Agus mengaku setelah dirinya berobatnya kondisinya semakin lemas, ia sudah mulai curiga dengan gejala yang ia derita seperti ciri-ciri Covid-19.

“Selanjutnya Jam 10 malam kondisi saya semakin tidak baik, kemudian saya diantar anak saya ke RSJD dan saya diterima, kemudian cek darah dan ronsen, saat itu saya divonis sakit DBD,” kata Agus

“Setelah itu saya masuk ruangan kelas 2 besok paginya, saya kemungkinan terjangkit virus Covid-19, lalu saya diisolasi ruang 1A 6B, kondisi saya awalnya biasa-biasa saja, seperti demam dan batuk,” katanya

Tambah Agus, Lambat laun virus itu mulau menyerang dirinya, saat itu kondisinya sangat lemah, susah bergerak, badan lemas dan demam tinggi.

“Parah lagi saya diisolasi sendiri, dalam kondisi terkapar saya tidak bisa minta tolong kecuali perawat. Perawat ini setiap saya minta tolong terus datang pak, apa yang saya butuhkan,” ujarnya

Saat dirinya divonis Positif Covid-19, Lanjut Agus dengan nada haru, mentalnya sempat down. Ia mengaku sebenarnya sudah pasrah kepada Allah, apalagi istrinya saat ini juga dalam kondisi sakit.

“Seandainya saya meninggal duluan siapa yang merawat anak dan istri saya, tapi saya sudah pasrah kepada Allah,” katanya

“Kata dokter semakin hari kondisi saya semakin baik, kemarin dr Sutan mengatakan hasil Swab saya kedua negatif, saya berdo’a kepada Allah, semoga Tim medis mendapat imbalan yang setimpal,” kata Agus menangis haru.

Agus menambahkan, dibeberapa media setiap pasien Pengidap Covid banyak yang meninggal. “Alhamdulillah ini menjadi contoh, saya harapkan ini kasus yang pertama dan terakhir di Rohul, virus ini sangat sakit pak, saya sudah pasrah, alhamdulilah akhirnya saya dinyatakan negatif kata dr Sutan Hasibuan berdasarkan hasil Litbangkes Jakarta,” ujarnya

Bupati Sukiman mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Tata Laksana Medis Covid-19 Kabupaten Rohul telah melaksanakan tugasnya dengan baik, ibarat tim medis ini dalam “Perang” melawan Corona.

Namun, Bupati Sukiman meminta kepada Agus untuk tetap berobat sampai sembuh dan taat melaksanakan anjuran dan petunjuk dokter

“Pak Agus harus tetap berobat dulu, jangan pikir yang macam-macam, bapak sehat bukan pak Agus saja yang senang tapi seluruh masyarakat Rohul, seluruh masyarakat Rohul senang, semoga Covid-19 ini menghilang dari Negeri Seribu Suluk ini,” harap Sukiman. *(H.nst/Diskominfo)*

Selembar Kertas dan Tasbih, Penyemangat Pasien Positif Sembuh di Rohul Melawan Corona 3