Desa Lubuk Soting Dirikan Posko Dipintu Masuk Desa, Putus Mata Rantai Virus Covid-19

banner 468x60


ROHUL, lintasbarometer.com

Gerakan dari bawah sebagai sebuah kesadaran masyarakat mencegah penularan Covid-19 terlihat pada kegiatan warga di desa lubuk soting kecamatan Tambusai kab rohul, Mereka melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri di lingkungannya. Sejumlah kompleks perumahan terutama pasilitas umum, sebagai episentrum penyebaran Covid-19, memasang plang dan posko dipintu masuk desa juga alat semprot di pintu gerbang . Setiap warga dan tamu yang datang wajib masuk dalam ruang pencuci tangan dan disemprot menggunakan alat semprot manual.

banner 336x280

Di sisi lain, info mengenai status orang dalam pemantauan (ODP) cepat tersampaikan ke gugus tugas kota maupun kabupaten dari RT dan RW,ini suatu bentuk bahwa desa kita ini sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam melawan virus covid -19,”ucap kades Maraposo se.

Disampaikan Maraposo,
Pentingnya peran serta warga mulai dari RT/RW para tokoh dalam memberikan informasi terhadap masarakat supaya jangan keluar masuk daerah desa dulu juga Pihaknya akan menggerakkan RT/RW dan PKK untuk memastikan kelompok rentan penularan virus corona tidak bepergian atau keluar rumah. Dengan demikian, mereka tidak tertular virus corona ataupun menularkan virus corona.

Ditempat yang sama wanda Kurnia yang juga anak fakultas hukum di salah satu universitas ternama menyampaikan Terdapat kelompok masyarakat yang rentan dan memiliki risiko yang tinggi tertular virus corona atau Covid-19, yakni masyarakat lansia dan penyandang penyakit seperti diabetes, penyakit asma, dan penyakit lainnya. “Mereka rentan apabila terkena, maka risiko totalitasnya cukup tinggi,” kata Wanda.

Tambahnya, Pihak RT, RW, dan PKK, akan membantu kelompok rentan ini sehingga tidak perlu keluar rumah. Jika ada kebutuhan yang diperlukan, maka keluarganya bisa membantu untuk menyediakan kebutuhan tersebut.

Wanda juga sangat
mengapresiasi warga Desa lubuk soting yang semakin sadar dan tertib dalam menjalankan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satu wujudnya semakin banyak masyarakat yang terapkan imbauan bekerja dari rumah atau work from home (WFH),”imbuhnya.

“Secara umum suasana jalan desa lengang. Artinya masyarakat makin hari makin menyadari pentingnya untuk tetap berada di rumah. Saya apresiasi pada semua yang memilih untuk tetap berada di rumah ketika bisa dikerjakan pekerjaannya dari rumah,” ujar Wanda kurnia.(h.nst/AWI)

banner 336x280