Ricuh Saat Lawan Timnas Indonesia, Malaysia Diberi Sanksi oleh FIFA

Nasional, Olahraga12784 Dilihat
banner 468x60

Lintasbarometer.

banner 336x280

FIFAs telah memberikan sanksi kepada FA Malaysia terkait insiden saat laga melawan timnas Indonesia.

Federasi sepak bola Malaysia harus menerima tuah akibat insiden buruk kontra timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Aksi pendukung Malaysia pada laga melawan timnas Indonesia di Stadion Nasional, Bukit Jalil, dinilai melebih batas kewajaran.

FIFA telah memutuskan bahwa FA Malaysia telah melanggar pasal 16 dan 26 Undang-undang FIFA.

Walhasil, FA Malaysia harus membayar denda sebesar 211 Ringgit Malaysia.

Nilai tersebut setara dengan Rp 715 juta.

Tak hanya denda, pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, juga mendapatkan teguran keras dari FIFA.

Juru taktik Malaysia tersebut enggan menghadiri konferensi pers selepas laga kontra Vietnam di Hanoi.

Tentu jumlah ini jauh lebih rendah daripada sanksi yang diterima oleh Indonesia.

Indonesia harus membayar denda sebesar 245 ribu Swiss Franc atau setara dengan Rp 3,5 Miliar.

Hal ini sebagaiman dikutip BolaSport.com dari tulisan Khairul Nizam di Fox Sports Malaysia, Rabu (8/1/2020).

“Indonesia juga didenda 245.000 Franc Swiss (RM 1 juta) oleh FIFA karena menimbulkan keributan di Stadion Bukit Jalil dan juga saat melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 September,”

“Indonesia juga mendapat peringatan dari FIFA terhadap kasus yang terjadi saat pertandingan melawan Thailand pada 10 September 2019,” tulis Khairul Nizam mengakhiri.

Malaysia Vs Timnas Indonesia di Kualifikasi PIala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019).

Hal ini bisa menjadi peringatan keras bagi para pendukung timnas Indonesia.

Pasalnya, tim Garuda masih akan menjalani tiga pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Salah satunya merupakan laga kandang melawan Uni Emirat Arab pada 31 Maret 2020.

Sisanya, Indonesia akan bertandang ke markas Thailand pada 26 Maret 2020 dan Vietnam pada 4 Juni 2020.

Meski dipastikan gugur dari Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia masih bisa mengamankan satu tiket lain.

Timnas Indonesia bisa merebut tiga ke babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.

Dengan syarat, tim Garuda harus menempati empat besar Grup G Kualifikasi Piala Asia 2023.

Saat ini, timnas Indonesia masih menjadi juru setelah menelan lima kekalahan beruntun.

Di tangan Shin Tae-yong, besar harapan pecinta sepak bola tanah air terhadap peningkatan performa timnas Indonesia. (*)

 

sumber : bolasport.com

 

banner 336x280