Kasus Positif Corona Tembus 1.043 Sehari, IDI Duga Tak Terkait PSBB Transisi

Kasus Positif Corona Tembus 1.043 Sehari, IDI Duga Tak Terkait PSBB Transisi 2

JAKARTA, lintasbarometer.com

Lonjakan kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia kembali mencatat rekor tertinggi. Terdata, ada penambahan kasus sebanyak 1.043 pada Selasa, 9 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai angka 33.076.

Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zaenal Abidin menduga, lonjakan kasus Covid-19 hingga tembus angka 1.000 itu, tidak terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Kemungkinan, kata dia, lonjakan kasus itu hasil pemeriksaan tes sebelum adanya penerapan PSBB masa transisi.

“Boleh jadi angka ini bukan karena pemberlakuan transisi. Kecuali bila angka itu merupakan angka dari pengambilan sampel hari ini dan hasilnya juga selesai hari ini. Tapi kalau ambil sampelnya pekan lalu dan hari ini baru selesai hasilnya tentu bukan hasil ril hari ini,” kata Zaenal kepada Awak media Rabu (10/6/2020).

PSBB masa transisi di Jakarta sendiri sudah mulai berlaku sejak Jumat, 5 Juni 2020. Ketentuan tersebut berlaku dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakaf Sehat, Aman, dan Produktif.

Jika merujuk tanggal tersebut, seharusnya hasil pemeriksaan tes Covid-19 di PSBB masa transisi akan keluar dua pekan kemudian. Hal itu juga sejalan dengan evaluasi PSBB masa transisi. Zaenal mengamini ihwal evaluasi PSBB yang seharusnya dilaksanakan dua pekan kedepan.

“Tempo hari ada orang bilang tunggu sampai 2 minggu baru dievaluasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Zaenal memprediksi lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi karena massifnya pemeriksaan tes Covid-19. “Kenaikan kasus besar kemungkinan karena pemeriksaan juga makin banyak,” pungkasnya. (OZ/Lbr)

Kasus Positif Corona Tembus 1.043 Sehari, IDI Duga Tak Terkait PSBB Transisi 3