Mapolres Inhu Gelar Apel Ops Lilin Muara Takus 2019

banner 468x60

INHU, lintasbarometer.com

banner 336x280

Kamis tanggal 19 Desember 2019 sekira pukul 08.15 Wib, bertempat di Lapangan Mapolres Inhu dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Muara Takus 2019 dengan Tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Muara Takus 2019 kita tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020”.

Apel dipimpin Oleh Bupati Inhu H. Yopi Arianto, SE selaku perwira apel Kasat Lantas Polres Inhu Akp Oka Mahendra Syahrial, SE., S.IK., M.M dan sebagai Komandan apel Kanit Patwal Sat Lantas Polres Inhu Ipda Renaldy Yudhista I, S.Tr.K.

Apel dihadiri oleh Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Hendra Roza S.IP,  Waka Polres Inhu Kompol Roni Syahendra SH., S.I.K., M.Si, Ketua DPRD Inhu Syamsuddin, Kakan Satpol PP Inhu Bobby Rachmad, M.Si, Kabag Protokoler Supandi, M.Si . Kasi Pidum Kejari Inhu Hayatu Comani, S.H., M.H, Perwakilan Dishub Kab. Inhu Sajur, Ketua Senkom Kab. Inhu H. Umar Chamdan, S.E, Para Kabag dan Para Kasat Polres Inhu, Para Kapolsek jajaran beserta personil Polres Inhu.

Dalam kesempatan apel tersebut, Inspektur apel Bupati Inhu H. Yopi Arianto, SE membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si antara lain.

Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini, bertujuan untuk

memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020.

Fokus pengamanan adalah 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah.

Dalam kesempatan yang penuh dengan semangat dan rasa kebersamaan ini, untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani, yaitu sebagai berikut.

Pertama, tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, Kedua pastikan setiap personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya, Ketiga, lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titk kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, Keempat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system, Kelima, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.” (P2r)

banner 336x280