AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH, Dengan Hadirnya Tim Asistensi Polda Riau Menjadi Amunisi Baru Penyelesaian Konflik yang Ada

Rokan Hulu12442 Dilihat
banner 468x60

ROHUL, lintasbarometer.com

banner 336x280

Tim A Asistensi Polda Riau dalam penanganan konflik sosial Tahun 2022 kunjungi Polres rokan hulu pada Jumat (26/8/2022).

Kunjungan Tim A Asistensi Polda Riau Wilayah Kabupaten Kampar, Rohul, Kuansing, Inhil dan Pelelawan ke Kabupaten Rohul dipimpin Kabidkum Polda Riau Kombes Pol M Edi Faryadi SH SIK MH bersama Auditor Pol Madya TK III Itwasda Polda Riau Kombespol Azam Himawan SIK

Kedatangan Tim A tersebut, disambut Kapolres Rohul AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH di dampingi Waka Polres Kompol Erol Ronny Risambessy SIK bersama para PJU Polres Rohul

Dalam kegiatan tersebut, turut mengikuti dialog atau diskusi dengan Tim A Asistensi Polda Riau, Tim Penanganan Konflik Tingkat Kabupaten Rohul Lintas Sektoral, para Kapolsek, Camat, Danramil, para Personil Polres Rohul serta puluhan Insan Pers lainnya

Kegiatan tersebut, dibuka Kapolres Rohul AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH sekaligus mengucapkan selamat datang kepada Tim A Asistensi Polda Riau.

“Kita berharap dengan hadirnya, Tim Asistensi Polda Riau, menjadi amunisi baru bagi kita untuk merumuskan penyelesaian konflik yang ada di Kabupaten Rohul,” kata Pangucap.

Disampaikan Dia, beberapa konflik yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Rohul didominasi sengketa lahan antara Masyarakat dengan perusahaan

“Sekarang ini sudah kita bantu, sehingga menjadi harapan bersama masalah konflik ini, bisa diselesaikan agar menjadi suatu keadilan bagi Masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Ketua Tim A Asistensi Polda Riau Kombes Pol M Edi Faryadi SH SIK MH, menyampikan, tidak berapa lama lagi, rangkaian pemilu 2024 akan di mulai.

“Tentu penanganan konflik sosial di wilayah ini menjadi prioritas kita, sehingga tercipta suasana aman di Masyarakat,” ujarnya.

“Penyelesaian konflik tidak mestinya selesai dengan kesepakatan, bisa saja lewat proses dan kepetusan hukum di Pengadilan,” tegasnya.

Untuk itu lanjutnya, pondasi menciptakan situasi kondisi yang aman harus dilakukan secara bersama-sama termasuk yang telah ada di Kabupaten Rohul.

“Karena di bulan Depan, Pemprov Riau akan digelar workshop bersama dalam menyikapi perkembangan konflik di Wilayah Riau untuk dilaporkan ke Pemerintah Pusat,” beber Ketua Tim A

Masih, M Edi Faryadi, menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat penyelesaian konflik yang terjadi.

“Dalam suatu konflik harus ada bukti yang disepakati kedua belah pihak,” katanya

“Ketika ada terdapat konflik, jangan tunggu diundang, tetapi kita wajib untuk menyelesaikannya,” pesan Ketua Tim A.

Ditambahkan Dia, setiap konflik yang sudah diselesaikan jangan dibiarkan saja, tetapi harus dipelihara dan dikunjungi, mulai dari Polri maupun instansi lainnya

“Bila masih ada konflik yang belum terselesaikan, silahkan diselesaikan dengan segera, Kami akan memantau terus dan melaporkan perkembangan konflik tersebut kepada Kapolda Riau,” pintanya.

Di tempat yang sama, Kabag Ops Polres Rohul AKP Aditya Reza Syahputra SE MAk, menyampaikan gambaran umum konflik di Kabupaten Rohul, ada 15 Konflik di Tahun 2022 tersebar di berbagai Kecamatan.

“Lima Konflik sudah kita selesaikan, sekarang tinggal 10 konflik Masyarakat dengan perusahaan, kita telah melakukan upaya penanganan dengan tetap mengedepankan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait,” bebernya.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanyajawab, terpantau giat itu berjalan dengan tertib dan aman, selanjutnya di akhiri dengan Poto bersama.**(rls)

banner 336x280