Dua Anak Desa Pematang Tebih yang Lagi Kritis Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Dua Anak Desa Pematang Tebih yang Lagi Kritis Butuh Uluran Tangan Pemerintah 2

ROHUL, lintasbarometer.com

Dua orang Anak dari Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu yang sempat viral di media sosial yang keduanya mengalami penyakit kritis, saat ini sedang menjalani perawatan Medis di dua Rumah Sakit dan keduanya sudah mulai membaik berkat doa dan bantuan dari masyarakat Ujungbatu, Pengusaha, TNI dan Polri.

Yang mana kedua anak yang miliki sakit kritis itu, WewArifa Naruli Qalby (11) yang biasa dipanggil Rifa penderita kelainan katup jantung, anak dari Aulia Mainora Gina (30) warga RT. 02/05 Desa Pematang Tebih, Ujungbatu.

Dengan kondisi Perut membesar, Kaki bengkak, penyakit gangguan katup jantung itu, dia alami sejak bulan januari 2020, Rifa hanya bisa terbaring duduk dikursi plastik selama berbulan bulan, dengan keseharian tanpa menggunakan pakaian, dan terkadang ditolong oleh adik perempauanya untuk meminta bantuan, tatkala ibunya pergi mencari nafkah.

Dan Aisah, putri dari Arianto yang sehari-hari bekerja sebagai buruh perabot,dan istrinya Pitri Ibu Rumah tangga, Alamat, samping mesjid Darul Iman Sukamaju, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Sudah 6.5 bulan terbaring menderita penyakit diagnosa minimokel.

Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu, Nono Patria Pratama, SE juga menjadi yang turun langsung bersama Camat, Kapolsek, Danramil Ujungbatu dan Masyarakat serta pengusaha yang membantu kedua anak yang sakit ini mengatakan keduanya sedang dalam perawatan medis di dua Rumah Sakit berbeda, dan kesehatan keduanya sudah mulai ada kemajuan membaik.

Rifa dirawat RS M. Djamin Padang Sumatera Barat, sesuai informasi dari team pendamping Zulafandi (Ocu Andi) bahwa Ananda Rifa kini kondisinya sudah mulai membaik, tidak menggunakan kursi plastik lagi, sudah masuk ruang UGD RS M. Djamin Padang untuk menunggu ruang khusus buat Perawatan Ananda Rifa.

“Kakinya yang membengkak sudah mulai berkurang, dan perutnya juga, saat ini Rifa menjalani puasa untuk dilakukan perawatan medis selanjutnya,” kata Nono Patria Pratama Anggota DPRD Rokan Hulu dari Fraksi Partai Golkar tiga periode itu

Sedangkan untuk Aisyah setelah dirawat di RS Awal Bros Ujungbatu, dan langsung di Rujuk di RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. Membantu orang tua nya, biaya Aisyah supaya dirawat ke Rumah sakit rujukan dengan menggunakan Pelayanan BPJS Kesehatan.

Lanjut yang akrab disapa Nono, meski ada sedikit terlambat pengurusan Administrasi, Karena awalnya KK, KTP Ibu Aisyah dan Akte Kelahiran Aisyah tidak ada, namun setelah di cek di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rokan Hulu, Orang tua Aisyah sudah melakukan perekaman sejak tahun 2012 lalu. Sehingga KK dan KTP Ibunya Aisyah dan Akte Kelahiran Aisyah Langsung keluar dan saat ini Aisyah dalam perawatan serius medis RSU Arifin Ahmad Pekanbaru.

Sedangkan seluruh pembiayaan kedua anak ini, dirinya bersama, Kapolsek, Danramil dan Jajaran TNI, Polri Camat, Masyarakat Ujungbatu, Pengusaha juga sudah mulai menyampaikan bantuan nya, dan sudah di buka rekening donasi Rekening Bank Mandiri Nomor 1080019753335 A/N. Kec. Ujungbatu Donasi Ananda Rifa dan Donasi Ananda Aisyah kirim kerekening BRI Nomor 336301040430533 A/N Fitri Yani.

“Hingga hari ini bantuan donasi bertambah. Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang sudah memberikan sumbangan bantun kepada Ananda Rifa dan Aisyah. Kami juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Camat, Kapolsek, Danramil Ujungbatu, Kepada Polri, TNI dan Pengusaha serta masyarakat, Namun kita membuka rekening ini, mengajak dan berharap ada yang bergerak hatinya untuk membantu kedua anak yang sedang dalam perawatan di dua Rumah Sakit yang berbeda ini,’ ucap Nono.

Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial P3A untuk bersama membantu kedua putra-putri yang sedang sakit kritis ini, karena kedua keluarga nya warga kurang mampu. “Hingga saat ini dari Pemkab Rokan Hulu dan Dinas Terkait belum ada bantuan,” sebut Nono.(AWI/tim)

Dua Anak Desa Pematang Tebih yang Lagi Kritis Butuh Uluran Tangan Pemerintah 3