BPKAD Pekanbaru Cairkan BTT Rp4,2 Miliar untuk Penanganan Covid-19

BPKAD Pekanbaru Cairkan BTT Rp4,2 Miliar untuk Penanganan Covid-19 2

PEKANBARU,lintasbarometer.com
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru mencairkan Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4.262.066.150 dari total BTT sebesar Rp5 miliar.

Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Syoffaizal mengatakan, anggaran BTT yang sudah dicairkan itu digunakan untuk percepatan penanganan wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Kata dia, ada rencana pemerintah kota menambah anggaran BTT.

“Rencana ada penambahan (dana BTT). Penambahan ini dimungkinkan dengan cara menggeser anggaran yang ada di OPD, regulasinya sudah ada,” kata Syoffaizal, Rabu (15/4/2020).

Apalagi, sudah ada surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) tanggal 27 Maret 2019 untuk Gubernur, Bupati, Walikota, tentang penghentian proses pengadaan barang dan jasa dan fisik tahun 2020.

“Belum final (rencana penambahan BTT),” jelasnya.

Sebagai informasi, anggaran BTT berada di bawah tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. OPD terkait yang membutuhkan anggaran BTT dapat berkoordinasi dengan BPBD.

Kemudian, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang akan menyetujui anggaran dapat dicairkan atau tidak.

“Kalau ada persetujuan, kami cairkan,” kata Syoffaizal. (Clh/ Lbr)

BPKAD Pekanbaru Cairkan BTT Rp4,2 Miliar untuk Penanganan Covid-19 3