COVID-19 di Asia Tenggara: Malaysia Terbanyak, Indonesia Terfatal

COVID-19 di Asia Tenggara: Malaysia Terbanyak, Indonesia Terfatal 2

JAKARTA, Lintasbarometer.com

Tiga bulan sudah berselang sejak epidemi virus corona jenis baru terjadi di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, pada akhir Desember 2019. Kini virus penyebab pneumonia akut itu telah menjadi pandemi di dunia.

Peta penyebaran wabah yang dibuat Jhons Hopkins University and Medicine menunjukkan penyakit itu telah menyebar hingga ke 177 negara atau 202 negara menurut data WHO. Tak terkecuali Indonesia.

Di Indonesia kasusnya yang pertama baru dikonfirmasi pada 2 Maret lalu. Tapi, sejak itu, pertumbuhan jumlah kasusnya yang dikonfirmasi pemerintah tak terbendung yakni mencapai 1.285 kasus per 30 Maret dinihari.

Beberapa negara seperti Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia telah menemukan mengumumkan penularan virus itu sejak Februari, bahkan Januari. Tapi jumlah kasusnya sudah langsung disaingi bahkan dilampaui Indonesia.

Untuk kasus korban meninggal, Indonesia bahkan sudah menjadi yang terbesar di antara tetangganya itu. Berikut data perbandingan jumlah kasus COVID-19 di kawasan Asia Tenggara diurutkan dari yang terbanyak kasusnya,

MALAYSIA

Total kasus infeksi 2.470 dengan korban meninggal 35 orang

FILIPINA

Total kasus infeksi 1.418 kasus, 71 meninggal

THAILAND

Total kasus infeksi 1.388 kasus, 7 meninggal

INDONESIA

Total kasus infeksi 1.285 kasus, 114 meninggal

SINGAPURA

Total kasus infeksi 844 kasus, 3 meninggal

VIETNAM

Total kasus infeksi 188 kasus

BRUNEI

Total kasus infeksi 126 kasus, 1 meninggal

KAMBOJA

Total kasus infeksi 103 kasus

MYANMAR

Total kasus infeksi 10 kasus, 0

TIMOR LESTE

Total kasus infeksi 1 kasus, 0

( Tempo/ Lbr)

COVID-19 di Asia Tenggara: Malaysia Terbanyak, Indonesia Terfatal 3