Polisi: Tak Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Dilarang ke Puncak Selama Libur Imlek

Polisi: Tak Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Dilarang ke Puncak Selama Libur Imlek 2

JAKARTA, lintasbarometer.com

Satlantas Polres Bogor memperketat pengawasan di Jalur Puncak selama libur panjang Imlek 2021. Mereka juga melaksanakan pemeriksaan rapid test antigen tersebar di sembilan titik rawan.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata, mengatakan pemeriksaan ini juga dalam rangka mendukung penerapan PPKM berskala mikro.

“Kami dari Satlantas Polres Bogor bersama Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor dalam rangka persiapan libur panjang imlek mempersiapkan rapid antigen seperti biasa dalam rangka PPKM akan dilaksanakan di sembilan titik,” kata Dicky, Kamis (11/2).

Hanya saja, Dicky tidak merinci di mana saja sembilan titik tersebut. Namun, mereka sudah menyiapkan 100 alat rapid test antigen dan akan digunakan secara acak.

“Kami menyiapkan 100 alat. Sampel acak kami fokusnya ke orang-orang yang potensi besar seperti sopir angkot kemudian juga yang libur keluarga dari luar kota demi menjaga memastikan pengunjung wisata puncak itu bebas dari COVID-19,” ucap Dicky.

Dicky menegaskan, bagi masyarakat tidak membawa hasil rapid test antigen dilarang ke Puncak selama libur Imlek. Polisi akan langsung memutar balik mereka.

“Jadi bagi masyarakat yang tidak membawa hasil rapid test antigen ya kami Satlantas Polres Bogor seusai arahan dari pimpinan kami untuk langsung putar balik kendaraan jadi wajib memiliki surat antigen untuk bisa mengunjungi Puncak,” kata dia.”Hari ini cukup banyak diputar mungkin persentase sudah 70 persen. Peningkatan dibandingkan dengan hari sebelumnya sudah terlihat ini kita sampaikan juga sudah mulai liburan hari ini,” tambah dia.

Lebih lanjut, Dicky juga memberikan imbauan kepada masyarakat selama libur Imlek. Mereka meminta sebaiknya masyarakat diam di rumah saja.

“Pada prinsipnya menyarankan untuk tetap di rumah saja menghabiskan waktu bersama keluarga dari pada berkerumun di tempat-tempat wisata untuk mengurangi potensi penularan COVID-19 itu sendiri,” tutup dia. (Kumparan)

Polisi: Tak Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Dilarang ke Puncak Selama Libur Imlek 3