Lima Tahun Tak Pernah Untung, 2020 BPR Rohul Raih Laba Rp280 Juta

Lima Tahun Tak Pernah Untung, 2020 BPR Rohul Raih Laba Rp280 Juta 2

ROHUL, lintasbarometer.com

Berkat tangan dingin Direktur Utama (Dirut) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rokan Hulu (Rohul), Anggi Firmansyah.ST.MM, CIRBD.CRBD, dari penghitungan tutup buku per 31 Desember 2020 Bank milik Pemkab Rohul meraih laba Rp280 juta.

Sebelum ditangani Aggi, BPR Rohul priode 2015- 2019 atau sejak 5 tahun, BPR Rohul terus mengalami kerugian alias tanpa laba, bahkan hingga Rp1 miliar.

Anggi Firmansyah memaparkan, sejak dirinya diberi amanah dari Pemkab Rohul sebagai Direktur Utama (Dirut) BPR Rohul mulai Maret 2020 lalu atau 8 bulan memimpin BPR, dirinya tetap optimis BPR Rohul bisa sehat kembali sebagai bank kebanggaan masyarakat Rohul.

“Disaat masa transisi dan dampak pandemi Covid 19 saat saya diberi amanah, saat itu bersama seluruh karyawan terus berupaya agar BPR bisa meraih laba. Ini semua berkat dukungan dan motivasi Bupati Rohul H.Sukiman, DPRD Rohul, OJK, serta seluruh karyawan di BPR Rohul,” kata Anggi, Rabu (6/1/2020) di ruang kerjanya.

Anggi juga mengakui, semula banyak pihak baik DPRD maupun Bupati Rohul yang meragukan BPR Rohul dibawah pimpinannya bisa bangkit dari keterpurukan karena sejak 5 tahun merugi. Bukan itu saja, agar keuangan BPR Rohul kembali normal, saat hearing dengan DPRD disarankan sebaiknya dilakukan pengurangan karyawan, namun dirinya tetap meminta agar diberikan kepercayaan di tahun 2020 BPR Rohul otpimis akan dapatkan laba.

“Saya dan seluruh karyawan berterima kasih, atas dukungan penuh dari Bupati Rohul. Berkat bimbingan dan arahan penuh juga bisa memberikan beberapa kebijkab, sehingga BPR bisa meraih laba.
Posisi April 2020 disaat saya diberi amanah BPR saat itu
rugi Rp1 miliar,”

“Kemudian persentase kredit masalah 28 persen, kita komitmen dengan pemilik yakni Pemkab Rohul dan mitra kami di DPRD, hingga kita bisa raih laba diakhir tutup buku 31 desember 2020 Rp 280 juta, dengan persentase kredit bermasalah atau NPL turun menjadi 18 persen,” ungkap Anggi, yang telah mendapatkan sertifat dari Badan Sertifikat Nasional

Dengan keterbatasan dan kondisi pandemi Covid 19 hampir seluruh bank mengalami kesulitan, namun BPR Rohul berhasil meraih laba. Dirinya juga sangat berterima kasih ke seluruh karyawan yang sidah berjuang disituasi sulit, dan sudah melakukan perubahan pola kerja, sehingga bisa meraih seperti hari ini.

Ditanya aset, Anggi mengaku, hingga per 1 April 2020 aset BRP Rohul Rp31 miliar, kemudian posisi akhir tahun 2020 sudah meningkat diangka Rp35 miliar. Kemudian ditahun 2021 sudah menyusun rencana bisnis bank. Untuk visi misi BPR diganti menjadi Lembaga Keuangan yang Jadi Kebanggaan Pemerintah Derah dan Mastarakat Rohul.

“Melihat kondisi BPR saat ini sudah jadi BPR yang sehat dan tidak bank yang sakit lagi. Namun kita tidak berpuas diri, dan tetap melakukan berbagai program dengan tranformasi.Di 2021 ,kita juga punya program tambah produk baru, khususnya konsumtif bagi guru guru,” ucapnya.

Anggi berharap ke Pemkab Rohul, target kita pindah ke kantor baru yang lebih persentatif, agar bisa bekerja lebih maksimal. Kemudiaan program unggulan di 2021 BPR akan jadi ujung tombak Pemkab untuj pempercepat akses keuangan di daerah daerah.

Sistimnya, petugas BPR akan ditempatkan di setiap kantor desa sistim shiff, bekerjasama dengan DPMPD Rohul. Juga akan diadakan 2 unit armada tambahan untuk pelayanan keliling petugas. Lalu Motto BPR Rohul sendiri yakni “Kita Semangat Bertransformasi”.

“Semula target Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2020 Rp260 juta laba, hingga akhir Desember 2020 RBB yang tercapai Rp280 juta laba, sedangkan target RBB di 2021 Rp500 juta,” kata Anggi optimis. (Awi/)

Lima Tahun Tak Pernah Untung, 2020 BPR Rohul Raih Laba Rp280 Juta 3