Cegah Laka, PT HK Pasang Pita Kejut dan Lampu Peringatan

Cegah Laka, PT HK Pasang Pita Kejut dan Lampu Peringatan 2

PEKANBARU, lintasbarometer.com
Tingginya angka kecelakaan di ruas Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) menjadi sorotan banyak pihak. PT Hutama Karya (HK) selaku operator jalan bebas hambatan pertama di Riau juga terus menekan menekan angka kecelakaan.

Salah satunya dengan memasang Speed Mark (Speed Trapped ) sebanyak 10 titik di dua lokasi berbeda. Diantaranya, 5 titik lainnya di Kecamatan Pinggir dan di Kandis Selatan.

Kami terus coba evaluasi menekan angka kecelakaan. Salah satu upaya kami memasang shock mark ada 10 titik. Di pinggir dan Kandis Selatan,”ujar Kepala Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Permai, Muhammad Fitriandri.

Alasan pemasangan Shock Mark fokus di dua area tersebut, karena di kedua area tersebut rawan terjadi kecelakaan, baik dari arah Dumai menuju Pekanbaru maupun sebaliknya.

Selain itu, HK juga akan memasang lampu peringatan di sejumlah titik, di Tol Permai sepanjang 131 Kilometer. Pemasangan lampu peringatan ini direncanakan akan segera direalisasikan.

Diharapkan dengan dipasangnya Shock Mark dan lampu peringatan ini dapat meminimalisir insiden nihil sekalipun , selain karena kesadaran pengemudi dalam mematuhi batas kecepatan dan rambu jalan.

Kalau tertabrak lampu peringatan tersebut , pengemudi kurang fit atau mengantuk bisa pulih kembali kondisinya,”ungkap Andri, sapaan akrabnya.

Selain itu, sejumlah kegiatan yang bersifat menyadarkan pengemudi dan menekan angka kecelakaan, PT HK juga telah melakukan operasi micro sleep (mengantuk) dan kegiatan simpatik lainnya.

Kegiatan simpatik pertama digelar awal pekan lalu. Kedua diperpanjang pada Malam Tahun Baru. Kegiatan ini dipusatkan di pintu masuk dan keluar Tol, memberikan peringatan bahaya kecelakaan akibat kondisi fisik. Kemudian diberikan layanan gratis untuk pengecekan kendaraan terutama mesin dan rem.

Adapun operasi sleepy yang juga telah dilaksanakan sebelumnya. Setiap pengemudi yang merasa lelah diminta istirahat di area yang telah ditentukan, kemudian diberikan minuman dan makanan termasuk pemeriksaan kesehatan secara gratis.”Tujuannya bagaimana kondisi fisik pengendara akan kembali fit,”tutur Andri.

Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir, rentetan kecelakaan terjadi di Tol Permai. Dari empat kasus kecelakaan dua di antaranya menimbulkan korban jiwa. Dari empat kasus kecelakaan, pada Ahad (20/12/20) lalu, sebuah mobil minibus Honda BRV jatuh dari bagian belakang truk fuso. Dua orang tewas dan enam lainnya luka-luka.

Rabu (23/12/20), diketahui juga melibatkan Colt diesel dan Truk fuso. Kaki pengemudi colt diesel itu terjepit dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. ***

Cegah Laka, PT HK Pasang Pita Kejut dan Lampu Peringatan 3