Polemik Universitas Kebanggaan Rohul Menuai Tanda Tanya Publik

Polemik Universitas Kebanggaan Rohul Menuai Tanda Tanya Publik 2

ROHUL, lintasbarometer.com

Informasi yang beredar di media sosial kalau Dosen Universitas Pasir Pengaraian hanya menerima gaji sebesar 60 persen selama empat bulan berturut-turut.

Hal ini awak media langsung pertanyakan info ini dengan cara konfirmasi ke beberapa orang Dosen di UPP melalui via telp/Whaatshaf namun tak ada yang mau memberikan keterangan, hari ini reporter media ini langsung mendatangi Universitas kebanggaan Rokan hulu itu dan langsung menemui salah seorang dosen Marfi ario,dari salah seorang dosen UPP setelah mencuat informasi di tengah masyarakat bahwa gaji 140-an dosen UPP dibayar hanya 60 persen.

Dalam penjelasan dosen UPP tersebut, gaji sebesar 60 persen itu dimulai sejak bulan April 2020 dan sudah dibayarkan fool dua bulan sehingga ketinggalan tunggakan ada dua bulan lagi yakni bulan Juni dan Juli belum sepenuhnya dibayarkan”ucap salah seorang dosen upp.

“Sejak bulan April 2020, ketika Virus Corona mulai memasuki Rokan Hulu dan mahasiswa diharuskan belajar dirumah secara daring,” jelas dosen UPP tersebut.

Dosen UPP tersebut juga menjelaskan, gaji 60 persen baru digenapkan  pembayarannya selama 2 bulan, sedangkan 2 bulan lagi belum dibayar hingga sekarang,”tegasnya.

“Kalau THR itu sudah dibayar pada bulan lalu, sedangkan gaji 13 belum,” ungkapnya.

Ketika ditanyakan perihal isu uang UPP digunakan oknum untuk biaya politik, dosen UPP tersebut mengaku tidak mengetahui hal tersebut karna itu bukan bagian saya menjawabnya.

“Kalau itu saya tidak tahu, karena yang mengetahui  adalah orang senat, dan saya bukan bagian dari anggota senat,” tambahnya.(Awi)

Polemik Universitas Kebanggaan Rohul Menuai Tanda Tanya Publik 3