Pemprov Riau Minta 7 Daerah Segera Salurkan BLT ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Pemprov Riau Minta 7 Daerah Segera Salurkan BLT ke Masyarakat Terdampak Covid-19 2

PEKANBARU, lintasbarometer.com

Pemerintah Provinsi Riau mengimbau tujuh kabupaten/kota segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang telah diserahkan Pemprov. BLT tersebut berjumlah Rp300 per bulan untuk selama tiga bulan.

BLT tersebut sudah diserahkan dalam bentuk tunai oleh Pemprov Riau kepada pemerintah kabupaten dan kota di Riau pada bulan April 2020 lalu.

“Masih ada 7 kabupaten belum menyalurkannya bantuan keuangan, dan tahap ini akan berjalan selama tiga kali. Tahap pertama saja belum selesai, dan ini akan menghambat tahap selanjutnya. Tapi kami masih akan menunggu hingga berakhir pada bulan Desember,” ujar Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Riau, Dahrius Husin, Rabu (5/8/2020).

“Saat ini Bankeu yang akak disalurkan masih disiapkan, dan jika ada kebijakan baru dari pemerintah akan disampaikan. Untuk itu pemerintah kabupaten/kota yang belum menyampaikan administrasinya, segera diselesaikan agar sampai ke masyarakat,” tegas Dahrius.

Dijelaskan Dahrius, Pemprov Riau baru menyalurkan dan menerima laporan dari 5 kabupaten/kota yang telah menyalurkan BLT. Dari 5 daerah tersebut, baru Kota Dumai yang telah menyampaikan BLT untuk tahap ketiga dan sudah mencapai 90 persen. Sedangkan kabupaten/kota lainnya, masih tahap pertama dan menuju tahap kedua.

“Yang perlu dicatat, Pemprov menyampaikan anggaran baru untuk lima kabupaten, di antaranya Kota Dumai, mencairkan pada tahap ketiga. Realisasi 90 persen lebih dari jumlah penerima manfaat yang disulkan. Kota Pekanbaru dua tahap sekarang berjalan satu tahap menuju tahap berikutnya,” jelasnya.

“Kuantan Singingi sedang berjalan namun hanya menyalurkan pada bantuan pangan non DTKS, belum menyampaikan by name by addres. Baru non DTKS, yang ada sekarang data terpadu bagi penerima manfaat. Selanjutnya Inhu sekarang menyalurkan tahap pertama. Dan Rohul juga sedang menyalurkan tahap pertama,” jelasnya lagi.

Darius kembali menegaskan, Pemprov Riau tidak memberikan sembako kepada masyarakat, tetapi yang diberikan BLT berupa uang tunai Rp300 ribu. Dan kabupaten/kota yang menyalurkan ke masyarakat penerima sesuai dengan pengajuan awal.

“Kabupaten/kota hanya memberikan sembako, Provinsi memberikan anggaran Rp300 ribu tunai sehingga ekonomi di tingkat desa dan masyarakat terdampak bisa berjalan baik,” katanya.

Berikut jumlah warga Riau penerima BLT berdasarkan data kabupaten/kota:

Kabupaten Bengkalis 23.892 KK, Dumai 33.325 KK, Inhil 14.844 KK, Inhu 22.378 KK, Kampar 7.614 KK, Meranti 12.294 KK, Kuansing 21.111 KK, Pekanbaru 31.170 KK, Pelalawan 7.113 KK, Rohul 9.050 KK Rohil 34.291 KK dan Siak 18.567 KK.

Sedangkan nilai bantuan yang telah ditetapkan Pemprov Riau berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor: Kpts.848/V/2020 adalah sebagai berikut: Kota Pekanbaru 26,695,800,000.00, Kampar 6,228,000,000.00, Bengkalis 20,415,600,000.00, Indragiri Hulu 18,342,000,000.00, Indragiri Hilir 12,985,200,000.00, Kuantan Singingi 7,637,400,000.00, Kota Dumai 29,515,500,000.00, Rokan Hulu 7,842,600,000.00, Rokan Hilir 29,647,800,000.00, Pelalawan 5,848,200,000.00, Siak 16,230,600,000.00, dan Kepulauan Meranti 10,215,000,000.00. (Rm/ Lbr)

Pemprov Riau Minta 7 Daerah Segera Salurkan BLT ke Masyarakat Terdampak Covid-19 3