Diminta Polres Rohul Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Ditambusai

Senin, 27 Mei 2019 - 17:06:25 WIB
Diposting Oleh : Admin | Kategori : HUKRIM - Dibaca : 304 kali

 
ROKAN HULU, lintasbarometer.com
 
Keluarga dugaan korban pencabulan anak dibawah umur, warga Desa Suka Maju DK 4, Kecamatan Tambusai, mengharapkan Polisi Resor Rokan Hulu, Daerah Riau tanggap untuk menangani, karena kasus ini sudah ada undang-undang khusus selain itu juga minimal trauma keluarga mereka  korban red bisa berkurang.
 
Disampaikan Wagiman (60) Kakek Korban bersama ibu Korban Wana Efrida (30) kepada wartawan Senin, (27/5/2019) bahwa kasus yang menimpa korban bukan nama sebenarnya Bunga (12 tahun) sudah dilaporkan di Unit Reskrim Polres Rokan Hulu sesuai laporan Polisi 
STPL/5/IV/2019/SPKT/Riau/Resor Rokan Hulu, tanggal 19 April lalu.
 
"Sayangnya laporan kami Itu sudah hampir sebulan, namun tidak ada pengembangannya," kata Wagiman Kakek Korban saat mendampingi ibu korban menyampaikan pengaduan di Kantor Dinas Sosial Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (P2TP2A) Kabupaten Rokan Hulu.
 
Pada laporan mereka keluarga Itu, tidak menerima pelaku berinisial HS telah menodai korban yang saat ini masih duduk di Sekolah Menengah pertama (SMP) dan supaya pelaku diproses sesuai  hukum yang berlaku di NKRI, UU Perlindungan anak.
 
"Kami meminta Polisi Rokan Hulu untuk menangkap pelaku, meski sudah melarikan diri," harap Wagiman didampingi Niman (60) saudaranya dan Sekertaris LSM Topan RI Rokan Hulu Sukrial Halomoan.
 
Dijelaskannya, Mereka Keluarga datang di Dinas Sosial P2TP2A Itu, untuk meminta perlindungan pemerintah atas kasus pencabulan yang dialami keponakan mereka Itu.
 
Awal kejadian kasus ini, mereka keluarga mengetahui tambah Wagiman, setelah Korban menceritakan apa yang sudah dialaminya yang dilakukan pelaku. Pelaku juga  mengancam korban untuk tidak memberitahu ke siapapun. 
 
"Kelakuan pelaku ini luar biasa karna notabene pelaku adalah masih abang iparnya, kami tidak terima sehingga kami berharap supaya polisi segera menangkap pelaku, kami sudah  melaporkan di Polres Rokan Hulu dan hari ini kami melaporkan ke Dinas Sosial P2TP2A Rokan Hulu untuk memohon perlindungan anak,"katanya namun tidak menguraikan kejadian tersebut.
 
Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhamad Hasyim Risahondua SIK, M.Si yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Aslely Farida Turnip SIK mengatakan, kasusnya masih dalam proses silahkan langsung  saja sama penyidik.
 
"Kasusnya masih dalam proses silahkan langsung  saja sama penyidik pak," tulisnya menjawab lintasbarometer.com.
 
Sementara Itu Kepala Dinas Sosial melalui Kasi P2TP2A Ade Hasibuan setelah menerima pengaduan korban pihak dinasnya akan memberikan perlindungan sesuai aturan yang berlaku.
 
"Kita sudah menerima laporan, dan kita berikan perlindungan susuai topoksi, Dinas Sosial' P2TP2A Rokan Hulu. Memfasilitasi pelayanan kesehatan, pelayanan psikologi, pelayanan bantuan hukum kordinasi dengan Kabid dan Kadis serta Dinas Sosial Provinsi. Memfasilitasi pelayanan bimbingan , rohani dan keagamaan. Melakukan upaya rehabilitative ( Pemulihan)," pungkasnya. (team).
.



Belum Ada Komentar

Berikan Komentar Anda



(Masukkan 6 kode diatas)